Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi, Teks Tanggapan Deskriptif, Teks Eksposisi beserta contohnya
Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi, Teks
Tanggapan Deskriptif, Teks Eksposisi beserta
contohnya
A. Teks Laporan Hasil Observasi
Teks laporan hasil observasi merupakan teks
yang memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria
tertentu yang telah diamati.
Struktur laporan hasil observasi terdiri atas definisi umum yang menjadi pembukaan, deskripsi bagian yang menjadi isi, dan deskripsi kegunaan yang menjadi penutup.
Cinta Lingkungan
1 Lingkungan hidup adalah
segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan berhubungan timbal balik.
Lingkungan hidup ini mencakupi benda hidup dan benda mati. Benda hidup perlu
makanan dan berkembang biak seperti manusia, binatang, dan tumbuhan. Benda mati
antara lain tanah, air, api, batu, dan udara. Jika terpelihara dengan baik,
lingkungan hidup itu dapat menciptakan masyarakat yang sehat, aman, tentram,
lahir dan batin.
2 Indonesia
merupakan paru-paru dunia kedua. Indonesia memiliki hutan lebat yang memberikan
banyak oksigen. Di Negara ini terdapat tumbuh-tumbuhan dan hewan yang khas,
seperti matoa, kayu cendana, burung cenderawasih, orang utang, dan komodo.
3 Ekosistem
di Indonesia yang masih terjaga, salah satunya, adalah kawasan Gunung Kidul. Di
daerah itu sungai di bawah tanah airnya melimpah. Di gua dan sekitar sungai
masih dihuni segerombolan kelelawar dan fitoplankton. Fitoplankton itu menjadi
makanan ikan sehingga ikan berkembang biak dengan baik. Hewan-hewan melata atau
reptil, seperti ular, kadal, dan tokek masih berkeliaran. Burung-burung kecil
berkicau, musang berlari-larian, ayam berkokok, dan berbagai serangga hidup
saling berpengaruh.
4 Alam
yang indah ini harus dicintai, dijaga, dan dilestarikan. Kecintaan pada alam
itu harus selalu kita tumbuhkan kepada seluruh warga Indonesia. Selain itu,
rasa cinta itu juga harus terus ditanamkan agar alam Indonesia tetap menjadi
paru-paru dunia yang bermanfaat bagi kehidupan seluruh makhluk yang hidup dari
masa ke masa.
Dari contoh tersebut, no 1
merupakan definisi umum, no 2 merupakan deskripsi bagian, dan no 4 merupakan
deskripsi manfaat atau kegunaan.
B. Teks Tanggapan Deskriptif
Teks
tanggapan deskriptif adalah teks yang berisi tentang tanggapan berupa uraian
bentuk, ciri-ciri, dan keadaan sesuatu yang dideskripsikan untuk tempat dan
waktu tertentu.
Struktur teks
tanggapan dekkrisi terdiri atas identifikasi, klasifikasi/definisi, dan
deskripsi.
Contoh
Tari Saman
1 Tari Saman tercatat di UNESCO
pada Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia. Penetapan itu
dilaksanakan pada Sidang ke-6 Komite Antar Pemerintah untuk Perlindungan
Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Bali, pada 24 November 2011. Pada awalnya
Tari Saman merupakan salah satu media untuk menyampaikan pesan (dakwah). Tari
Saman mengandung pendidikan keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan,
dan kebersamaan.
2 Penari
Saman berjumlah ganjil. Mereka menyanyikan syair lagu berbahasa Gayo bercampur
dengan bahasa Arab saat menari. Nyanyian dalan Tari Saman dibagi menjadi lima
macam. Regnum adalah nyanyian berupa suara auman. Dering adalah
suara auman yang dilakukan oleh semua penari. Radetadalah lagu singkat
dengan suara pendek yang dinyanyikan oleh seorang penari pada bagian tengah
tari. Syek adalah lagu yang dinyanyikan oleh seorang penari dengan
suara panjang tinggi melengking, biasanya sebagai tanda perubahan gerak. Saur yaitu
lagu yang diulang bersama oleh seluruh penari setelah dinyanyikan oleh penari
solo. Selain nyanyian, gerakan penari Saman iiringi alat musik berupa gendang,
suara teriakan penari, tepuk tangan penari, tepuk dada penari, dan tepuk paha
penari. Gerak dalam tari itu disebut guncang, kirep, lingang, dan surang-saring (semua
gerak ini adalah bahasa Gayo).
3 Kostum
atau busana khusus Tari Saman terbagi tiga bagian. Pada kepala dipakai bulung
teleng dan sunting kepies. Bulung teleng disebut juga tengkuluk, yaitu kain
berdasar hitam berbentuk empat persegi panjang. Sunting kepies atau tajuk bunga
digunakan di bagian kanan kepala. Pada badan dipakai baju pokok, celana, dan
kain sarung. Baju pokok disebut juga baju kerawang yaitu baju bertangan pendek
berwarna hitam disulam benang putih, hijaun, dan merah. Pada tangan dipakai
topeng gelang dan sapu tangan. Penggunaan warna pada kostum penari sangat
penting menurut tradisi karena warna mengandung nilai-nilai yang menunjukan
identitas, kekompakan, kebijakan, keterpaksaan, keberanian, dan keharmonisan
para pemakainya.
Dari contoh tersebut, no 1 merupakan
Identifikasi, no 2 Klasifikasi atau definisi, dan no 3 merupakan deskripsi
bagian.
C. Teks Eksposisi
Teks
eksposisi adalah teks yang berisi pengetahuan atau informasi.
Struktur
teks eksposisi terdiri atas, bagian tesis yang merupakan pendapat atau opini,
bagian argumentasi atau alasan yang merupakan isi, dan bagian penegasan ulang yang
merupakan bagian penutup.
Contoh
Remaja dan Pendidikan Karakter
1 Remaja adalah masa transisi
dari masa anak-anak ke masa awal dewasa. Usia remaja berada pada kisaran usia
10 tahun sampai dengan 21 tahun. Pada masa itu remaja sedang mencari identitas
dirinya. Oleh karena itu, remaja harus mendapat pendidikan karakter agar dapat
mengarahkan minatnya pada kegiatan-kegiatan positif. Pendidikan karakter yang
dapat diberikan pada remaja, antara lain, berperilaku jujur, kreatif, percaya
diri, santun, dan peduli.
2 Remaja
mengalami gejolak emosi karena perubahan berat dan tinggi badan yang
berpengaruh juga pada perkembangan psikisnya. Pada masa gejolak itu merupakan
masa sulit sehingga remaja memerluka pengendalian diri yang kuat ketika berada
di sekolah, di rumah, dan di lingkungan masyarakat. Dalam keadaan seperti ini,
remaja membutuhka orang dewasa untuk mengarahkan dirinya. Untuk itu, agar tidak
terjerumus pada hal-hal negatif remaja harus mempunyai pendidikan karakter.
3 Pendidikan
karakter ini dapat membentuk remaja menjadi berprestasi. Di dalam pendidikan
karakter mereka diajari nilai religious yang menguraikan kebaikan agar remaja
tumbuh sebagai manusia yang peka pada lingkungan social. Di samping itu, mereka
diajari juga nilai toleransi dan nilai cinta damai atau nilai nilai kemanusiaan
yang membentuk remaja mempunyai sifat pengasih berbudi pekerti, dan cinta
damai. Dalam pendidikan karakter itu mereka diajari juga nilai suka bekerja
keras, kreatif, mandiri, dan mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi yang dapat
menjadikan remaja sebagai orang yang berprestasi.
4 Dengan
demikian, nilai-nilai positif dalam pendidikan karakter itu dapat membentuk
remaja yang unggul. Mereka akan bisa bersaing baik di tingkat nasional maupun
tingkat internasional. Dengan begitu, remaja yang memiliki karakter kuat akan
tumbuh sebagai remaja yang unggul dan dibanggakan karena sehat secara
fisik,stabil dala emosi, dan intelektualnya berkembang baik.
Dari contoh tersebut, no 1 merupakan Tesis, no
2 dan 3 Argumentasi, dan no 3 merupakan Penegasan.
D. Teks Eksplanasi
Teks
Eksplanasi adalah teks yang menjelaskan tentang proses terciptaan sesuatu
yang terjadi secara alamiah, atau proses bekerjanya fenomena alam maupun
sosial.
Struktur teks
eksplanasi terdiri atas, pertanyaan umum (pembukaan), deretan penjelasan (isi),
dan interprestasi (penutup).
Fitur
Bahasa yang Dominan:
1. Penggunaan kata kerja aksi
2. Penggunaan kalimat pasif
3. Penggunaan frasa nomina
4. Penggunaan frasa adverbial
5. Penggunaan terminologi teknis
6. Penggunaan nomina umum dan
abstrak
7. Penggunaan konjungsi waktu
serta sebab-akibat
Contoh
Tsunami
1 Kata “tsunami” berasal dari
bahasa Jepang yang berarti pelabuhan (“tsu”) dan gelombang (“nami”). Tsunami
adalah rangkaian gelombang yang timbul akibat air yang ada di danau atau di
laut secara cepat bergerak dalam skala yang besar.
2 Tsunami
terjadi ketika dasar laut mengalami kerusakan bentuk dan secara vertikal
merubah posisi air yang datar. Gerakan vertikal yang besar dari patahan bumi
dapat terjadi pada lapisan bumi.
3 Gempa
bumi yang tejadi di dasar laut sangat berpotensi menimbulkan tsunami.
Patahan dasar laut menyebabkan equalibrum air menjadi terganggu. Semakin besar
daerah patahan yang terjadi, semakin besar pula tenaga gelombang yang di
hasilkan. Gelombang besar yang mengalir deras ke daratan inilah yang sangat
berbahaya bagi manusia.
4 Kamu
tidak perlu khawatir karena tidak semua gempa dan letusan gunung berapi
menyebabkan tsunami dan tidak semua tsunami menimbulkan gelombang besar.
Tsunami selalu membawa kerusakan besar bagi manusia. Kerusakan yang terbesar
disebabkan oleh gelombang besar yang membanjir daratan. Gelombang ini ketika
mengenai pemukiman manusia akan menyeret apa saja yang dilaluinya. Kadang,
korban jiwa yang terjadi bukanlah karena disebabkan oleh ombak besar tsunami
yang mengalir, tapi karena benturan dengan benda-benda yang dibawa gelombang
tsunami. Selain itu lumpur yang ikut terseret gelombang tsunami menyebabkan
manusia menjadi sulit untuk menyelamatkan diri dengan cepat.
Dari contoh tersebut, no 1 merupakan pernyataan
umum, no 2 dan 3 merupakan penjelasan atau ekplanasi, dan no 4 merupakan
interpretasi atau penutup.
E. Teks Cerita Pendek
Teks
cerita pendek adalah teks yang berisikan kisah atau cerita tentang manusia dan
seluk beluknya lewat tulisan pendek.
Struktur
teks cerita pendek terdiri atas
1. Orientasi
2. Komplikasi
3. Resolusi
F. Teks Cerita Moral/fable
Teks
cerita moral/fabel adalah teks yang menceritakan tentang cerita yang mengandung
pesan moral.
Struktur
cerita moral/fabel terdiri atas
1. eksposisi (pengantar setting,
situasi dan tokoh utamanya)
2. komplikasi
(peristiwa di dalam cerita yang memperkenalkan konflik)
3. aksi
yang meningkat, krisis (saat yang menentukan bagi si tokoh utama dan komitmen
mereka terhadap suatu langkah)
4. klimaks
(titik minat tertinggi dalam pengertian konflik dan titik cerita yang
mengandung aksi terbanyak atau terpenting)
5. penyelesaian
(bagian cerita di mana konflik dipecahkan); dan moralnya.
G. Teks Ulasan
Teks
ulasan adalah teks yang berisi tinjauan suatu karya baik berupa film, buku,
benda dan lain sebagainya untuk mengetahui kualitas, kelebihan dan kekurangan
yang dimiliki karya tersebut yang ditujukan untuk pembaca atau pendengar
khalayak ramai.
Struktur Generik:
1. Gambaran umum
2. Evaluasi
3. Interpretasi
4. Simpulan
Contoh
Harry Potter: Order of the Phoenix
1 Saya benar-benar mencintai
seri Harry Potter, dan semua buku akan selalu mempunyai tempat khusus di hati
saya.
2 Saya
harus mengatakan bahwa dari semua buku, episode ini bukan favorit saya.
3 Ketika
seri dimulai semua "merasa baik" pengalaman sebagai cangkir besar
cokelat panas. Cerita-cerita yang terang, cepat, menarik, dan memuaskan.
4 Orde
Phoenix adalah salah satu episode dari buku harry potter. Anda merasa mengerti
dan tertarik membacanya pada saat Anda membaca sampai akhir. Saya benar-benar
tersentuh oleh halaman terakhir. Biasanya ceritanya suram,ehingga terasa
menyedihkan. Laju berderap dari buku-buku lain telah melambat untuk berlari di
sini, dan bagian-bagian itu tidak tampak panjang, seolah-olah kita sedang
membaca semua tentang Harry "hanya nongkrong" daripada harus
petualangan biasa. Membaca secara rinci tentang Harry membersihkan sebuah rumah
tua, misalnya - rumah tangga masih housekeeping, magis atau tidak, dan aku
tidak sangat tertarik untuk melakukannya atau membaca tentang orang lain
melakukannya.
5 Beberapa
perubahan lain dalam buku ini - dunia "nyata" datang jauh lebih untuk
bermain daripada alam semesta fantasi buku-buku sebelumnya, dan Harry rupanya
telah diambil dari obatnya. Aku tahu bahwa ia memiliki banyak untuk menjadi
pemarah dalam buku ini, terutama dengan menjadi seorang remaja dan semua, tapi
perubahan mendadak dalam karakternya tampak terlalu drastis. Dia pergi dari
menjadi hangat, orang perhatian kepada seseorang yang akan menggigit kepala
sahabatnya off atas apa-apa. Itu hanya tampak seperti itu tidak cocok dengan
karakternya, seperti dia berubah menjadi klise berjalan dari "remaja
marah" semalam.
6 Kisah
"nyata" tampaknya terjadi di babak 1/3 dari buku, dan bagian ini saya
cintai. Aku benar-benar menyukai ending (dan ya, aku menangis!) Sesedih itu.
Ini dikemas pukulan dan itu membuat saya peduli tentang cerita bahkan lebih.
Masih buku yang benar-benar baik, dengan beberapa revisi itu akan menjadi
besar.
Dari contoh, no 1 merupakan gambaran umum, no 2
dan 3 merupakan evaluasi, no 4 dan 5 merupakan interpretasi, dan no 6 merupakan
kesimpulan.
H. Teks Diskusi
Teks
diskusi adalah teks yang menyediakan infomasi dan opini terhadap sebuah isu
melalui dua kaca mata yang berimbang (Pros isu dan Kontra isu).
Struktur
Generik:
1. Isu
2. Argumen
pro dan argumen kontra
3. Konklusi/Simpulan
Fitur
Bahasa yang Dominan:
1. Penggunaan modalitas
2. Penggunaan kata klerja aksi
3. Penggunaan kata kerja yang
berhubungan dengan pikiran; merasa, berpikir, dst
4. Penggunaan nomina umum dan
abstrak
5. Penggunaan transisi/konektif
Contoh
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN TENAGA NUKLIR
1 Tenaga nuklir berasal dari
uranium yaitu sejenis logam yang didapat dari tambang-tambang yang ada di
seluruh dunia. Stasiun nuklir skala besar yang pertama dibuka di Calder Hall in
Cumbria, Inggris pada tahun 1956.
2 Nuklir
sangat bermanfaat bagi manusia. Beberapa kapal laut militer serta kapal selam
menggunakan nuklir sebagai sumber tenaga penggeraknya. Selain itu, nuklir dapat
memproduksi energi yang sangat besar serta mampu mensuplai 11% dari kebutuhan
energi manusia di dunia. Berbeda dengan bahan bakar fosil seperti batubara,
nuklir tidak menyebabkan polusi.
3 Di
lain pihak, nukir juga sangat berbahaya. Stasiun nuklir harus di bungkus
rapat-rapat dan diletakkan dalam tanah agar radioaktifnya tidak menyebar kemana-mana.
Meskipun dapat diandalkan, membangun pembangkit nuklir juga butuh dana yang
besar. Dana ini dikeluarkan untuk memastikan keamanan dari pembangkit ini.
Sedikit saja salah, maka bahaya yang dihasilkan tenaga nuklir sangatlah luar
biasa.
4 Masyarakat
internasional memiliki perhatian yang besar tentang hal ini. Pada tahun 1990
hingga sekarang, pembangunan stasiun tenaga nuklir masih tetap menjadi hal yang
problematik dan ramai dibicarakan.
Dari contoh tersebut, no 1 merupakan isu, no 2
dan 3 merupakan argument pro dan argument kontra, dan no 4 merupakan konklusi.
I. Teks Cerita Prosedur
Teks cerita prosedur adalah teks yang berisikan
cara melakukan atau membuat sesuatu dengan tepat.
Struktur
Generik:
1. Tujuan
2. Bahan-bahan/perlengkapan
3. Langkah-langkah/metode
Fitur
Bahasa yang Dominan:
1. Penggunaan kalimat imperative
2. Penggunaan
kata keterangan rangkaian seperti, pertama, kedua, selanjutnya, dst.
3. Penggunaan
terminologi khusus.
Contoh
KARE TELUR SRI LANKA
1 Kare Telur Sri Lanka yang
akan kita buat ini berbahan dasar telur dan santan. Dinamakan Kare Sri Lanka
karena kare ini mengadaptasi cara orang Sri Lanka dalam membuat kare yaitu
dengan menggunakan kelapa untuk mengentalkan kuahnya serta menambah lezat cita
rasanya.
2 Bahan
kuahnya adalah santan tanpa gula yang mengandung minyak kelapa alami. Santan
jenis ini mudah dijumpai di supermarket-supermarket sekitar kita. Selain telur
dan santan, bahan-bahan lain yang dibutuhkan adalah bawang merah, wortel,
merica, jahe, seledri, garam, bawang putih, jeruk nipis, tepung, turmeik, dan
bubuk kare.
3 Yang
pertama kali dilakukan adalah merebus telur hingga masak. Telur yang akan kita
rebus kita masukkan ke dalam panci yang berisi air dingin. Angkat panci yang
berisi telur dan letakan di atas kompor. Rebus telur selama 7 menit. Setelah
itu angkat serta dinginkan telur dengan cara menyiramnya dengan air dingin.
4 Sambil
menunggu telur menjadi dingin, panaskan mentega dan minyak pada wajan kecil.
Kemudian masukkan bawang merah, wortel, merica, dan seledri yang telah
diiris-iris sebelumnya. Aduk hingga merata. Setelah merata, tambahkan bawang
putih dan jahe dan lanjutkan lanjutkan masak sekitar lima menit. Setelah itu
masukkan turmeik, bubuk kare dan tepung. Aduk lagi hingga campuran tadi menjadi
rata. Lanjutkan dengan menambahkan air panas, kemudian aduk lagi agar kuah
menjadi encer dan merata sempurna. Tambahkan penyedap yaitu garam dan merica
kemudian masukkan pada santan. Aduk terus sekitar 20 menit dan bau harum kare
tercium. Tambahkan jeruk nipis untuk penguat rasanya.
5 Terakhir, kupas telur dan
potong telur-telur tersebut menjadi dua bagian. Letakkan di piring secara
teratur dan siram dengan kuah kari yang telah masak. Pastikan telur-telur
tersebut tertutup oleh kuah kare. Dinginkan selama satu menit dan Kare Telur
Sri Lanka pun siap untuk dinikmati bersama nasi.
Dari contoh tersebut, no 1 merupakan tujuan, no
2 merupakan bahan-bahan atau perlengkapan, dan no 3,4, dan 5 merupakan
langkah-langkah atau metode.
J. Teks Cerita Biografi
Teks
cerita biografi adalah teks yang berisi tulisan tentang kehidupan seseorang.
Contoh
1. Biografi Soekarno
2. Biografi
Jokowi
3. Dll.
K. Teks Eksemplum
Teks eksemplum merupakan jenis teks
rekaan yang berisi insiden yang menurut partisipannya tidak perlu terjadi.
Struktur
generic:
1. Orientasi
2. Insiden
3 Interpretasi
L. Teks Tanggapan Kritis
Struktur
generic:
1. synopsis/resume
2 deskripsi
kelebihan dan kekurangan
3.
judgment tentang kualitas teks secara menyeluruh
M. Teks Tantangan
N. Teks Rekaman Percobaan








No comments